Rabu, 22 Juni 2011

Nokia N9, Full Swype berbasis Meego OS

Setelah lama ditunggu-tunggu, akhirnya Nokia N9, smartphone berbasis Meego dari Nokia diperkenalkan secara resmi baru-baru ini. Dengan pengumuman resminya tersebut tak ayal beberapa fitur andalan dari smartphone ini pun akhirnya terungkap.
Nokia N9 hadir memperkenalkan sebuah rancangan baru yang inovatif, yang menggantikan tombol home  dengan sebuah gerakan sederhana: swipe. Di mana pun posisi anda dalam sebuah aplikasi, swipe dari ujung layar akan membawa anda ke layar utama.
Tiga layar utama dari antarmuka pengguna dirancang untuk memberikan akses cepat ke hal-hal yang paling penting yang dilakukan orang dengan sebuah telepon: menggunakan aplikasi, tetap up-to-date dengan notifikasi dan jejaring sosial, dan berpindah antar aktivitas.
Rancangan industri dari Nokia N9 merupakan sebuah contoh dari pembuatan dan seni yang luar biasa dari sebuah produk. Bodinya terbuat dari sebuah polycarbonate tunggal yang dibentuk dengan presisi tinggi dan mengalir dengan luwes ke kaca yang juga dibentuk dengan indah. Tampilan hitam yang dalam dan dilaminasi membuat antarmuka pengguna tampil seperti mengambang di permukaan ponsel ini.“Dengan Nokia N9, kami ingin untuk merancang cara yang lebih baik dalam menggunakan sebuah ponsel. Untuk ini kami berinovasi dalam rancangan hardware dan software. Kami mengubah cara pemikiran dari sebuah tombol home ke sebuah gerakan sederhana,” kata Martko Ahtisaari, Nokia’s Head of Design.
Kamera 8 MP Carl Zeiss auto-focus pada N9 mampu meng-capture video dengan kualitas HD. Tak cukup sampai di situ, lensa yang besar pada kemera N9 juga memungkinkan kinerja kamera tetap tampil baik, bahkan dalam tingkat pencahayaan dalam kondisi rendah. Alhasil Nokia N9 pun diklaim sebagai salah satu ponsel kamera terbaik yang pernah diproduksi.
Sementara layar Amoled berukuran 3,9 inci dengan resolusi 854x480 piksel yang mendominasi bagian depan N9 dikatakan terbuat dari kaca anti gores dan melengkung.
Nokia N9 juga hadir dengan berbagai fitur apik terkini semisal Near Field Communication (NFC) yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah berbagai gambar dan video antar perangkat dengan cara menyentuhnya bersama-sama.
Menariknya lagi, Nokia N9 juga diklaim sebagai smartphone pertama di dunia yang hadir dengan dukungan Dolby® Digital Plus decoding dan Dolby Headphone, pengguna pun dapat merasakan suara surround yang dikeluarkan smartphone ini.
Nokia N9 sedianya bakal hadir dengan 3 pilihan warna yakni hitam, biru, dan merah keunguan dengan 2 pilihan kapasitas memori : 16GB dan 64GB serta RAM sebesar 1GB.
Spesifikasi:
  • Jaringan: 2G GSM 850 / 900 / 1800 / 1900; 3G HSDPA 850 / 900 / 1700 / 1900 / 2100;
  • Dimensi: 116.5 x 61.2 x 12.1 mm, 76 cc; Bobot: 135 gram;
  • Layar: 3.9 inchi, AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors, 480 x 854 pixels, Gorilla glass display, Anti-glare polariser, Multi-touch input method, Proximity sensor for auto turn-off, Accelerometer sensor for UI auto-rotate;
  • Kamera: 8 MP, 3264x2448 pixels, Carl Zeiss optics, autofocus, dual LED flash, Geo-tagging, face detection, touch-focus, video 720p@30fps;
  • Memori: 16/64 GB storage, 1 GB RAM, microSD up to 32GB;
  • Konektivitas: Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, Bluetooth v2.1 with A2DP, EDR, 3G HSDPA, 14.4 Mbps; HSUPA, 5.7 Mbps;
  • CPU: 1GHz Cortex A8 CPU, PowerVR SGX530 GPU, TI OMAP 3630 chipset;
  • Sistem Operasi: MeeGo OS, v1.2 Harmattan;
  • Messaging: SMS (threaded view), MMS, Email, Push Email, IM
  • Browser: WAP 2.0/xHTML, HTML, RSS feeds
  • GPS: A-GPS support; Ovi Maps;
  • Java: MIDP 2.1
  • Fitur Lain: MicroSIM card support only, SNS integration, Active noise cancellation with dedicated mic, Digital compass, TV-out (720p video) via HDMI and composite, NFC support, Dolby Digital Plus via HDMI, MP3/WAV/eAAC+/WMA/FLAC player, MP4/H.264/H.263/WMV player, Document editor (Word, Excel, PowerPoint), PDF viewer, Video/photo editor, Voice memo/command/dial, Predictive text input (Swype), jack audio 3.5 mm, Dolby Mobile sound enhancement, Dolby Headphone support;
  • Baterai: Li-Ion 1450 mAh (BV-5JW)

Sabtu, 08 Januari 2011

Huawei Ideos X5 dan X6



Huawei, yang lebih dikenal sebagai pemasok peralatan jaringan kelas dunia, tampaknya kian serius menekuni pasar Android. Baru-baru ini vendor itu mengumumkan dua ponsel pintar terbaru, yakni Huawei Ideos X5 dan Ideos X6. Keduanya bakal menjajal dan berusaha memikat pasar dengan platform Android 2.2 (Froyo).
Menariknya, menurut kabar baru yang beredar disinyalir kedua ponsel Huawei tersebut berkemungkinan akan dapat diupgrade ke Gingerbread (Android v2.3) segera setelah versi terbaru dari Android tersebut diumumkan.
Bicara mengenai fitur, meski sama-sama mengusung OS Android Froyo fitur yang dibawa oleh kedua ponsel tersebut tercatat memiliki perbedaan. Kita tengok saja Ideos X6, dimana ponsel ini akan datang berbekal layar sentuh 4,1 inci dengan resolusi WVGA. Untuk mendukung kinerja terbaik, dibubuhkan prosesor 1 GHz.
Fitur konektivitas yang dibawa Ideos X6 terbilang cukup memadai, lewat sokongan Wi-Fi b/g/n, GPS, dan jaringan 3G/HSPA hingga 14.4 Mbps. Pada sisi kamera dipercayakan kamera kelas 5 MP, yang diklaim mampu merekam video HD. Tak hanya itu, Ideos X6 pun menyematkan port HDMI plus teknologi Dolby Surround Sound pada sisi audio.
Sedikit berbeda dengan Ideos X6, untuk Huawei Ideos X5 terlihat memiliki disain lebih kompak. Layarnya terhitung lebih mungil dibanding Ideos X6, yaitu 3,8 inci. Fitur konektivitasnya tak kalah memadai dari saudaranya, dimana sudah ada dukungan HSPA, Wi-Fi b/g/n, dan A-GPS. Kamera 5 MP dengan LED Flash pun disiapkan untuk dinikmati para penggunanya kelak.
Sayangnya, informasi mengenai ketersediaan dan berapa banderol dari kedua ponsel ini masih misteri.
Spesifikasi Huawei Ideos X6:Quad Band GSM & Tri Band HSDPA; OS Android 2.2 (Froyo); Prosesor Qualcomm Snapdragon QSD8255 1 GHz; Memori internal 2 GB ROM, 512 MB RAM;  Layar  TFT capacitive touchscreen, 480 x 800 piksel, 4.1 inchi, 16 juta warna; Accelerometer sensor for auto-rotate; kamera 5 MP, 2592х1944 pixels, autofocus, geo-tagging, Video 720p, FM Radio; SMS(threaded view), MMS, Email, Push Mail, IM; GPRS, EDGE, HSDPA 14.4 Mbps; HSUPA 5.76 Mbps; polifonik (MP3); GPS (A-GPS), Java, Wi-Fi 802.11 b/g/n; jack audio 3.5 mm, Bluetooth v2.1 (A2DP), Google Search, Maps, Gmail, Talk, TV-out (720p video) via HDMI port,Player MP3/WMA/WAV/eAAC+, Player MP4/WMV/H.263/H.264/DivX, organizer, Photo viewer/editor, Adobe Flash support, Voice memo/dial, Predictive text input, Dolby mobile sound enhancement; port microUSB v2.0; baterai Li-Ion 1400 mAh
Spesifikasi Huawei Ideos X5:Quad Band GSM, HSDPA; OS Android 2.2 (Froyo); Memori internal 2 GB ROM, 512 MB RAM;  Layar Super TFT capacitive touchscreen, 3.8 inchi, 16 juta warna; Accelerometer sensor for auto-rotate; Kamera 5 MP, 2592х1944 pixels, autofocus, LED flash, Video 720p; SMS(threaded view), MMS, Email, Push Mail, IM; GPRS, EDGE, HSDPA 14.4 Mbps; HSUPA 5.76 Mbps; polifonik (MP3); Java, Wi-Fi 802.11 b/g/n; jack audio 3.5 mm, Bluetooth v2.1 (A2DP), Google Search, Maps, Gmail, Talk, HDMI port, Player MP3/WMA/WAV/eAAC+, Player MP4/WMV/H.263/H.264/DivX, organizer, Photo viewer/editor, Adobe Flash support, Voice memo/dial, Predictive text input, Dolby mobile sound enhancement; port microUSB v2.0; Baterai Li-Ion

LG A155, Calon Dual SIM card Murah



Kesuksesan ponsel dual SIM card di pasar dunia, khususnya dari pabrikan non global, tercatat mengilhami banyak vendor untuk memproduksi hal serupa. Memang, bagi sebagian pabrikan ponsel hal tersebut bukanlah terobosan baru mengingat beberapa waktu sebelumnya mereka sudah pernah menggelontorkan ponsel jenis tersebut.
Contoh paling nyata yakni kepopularan ponsel lokal asal Cina di bursa ponsel tanah air, yang terbilang mampu membuka celah pasar sendiri bagi para penikmat teknologi selular yang suka akan 'kepraktisan', dimana para pengguna tersebut mendamba sebuah ponsel dengan dua slot SIM card, khususnya GSM.

Nah, salah satu vendor terkemuka yang tertarik segmen ini yakni LG Electronics. Memang beberapa waktu lalu pabrikan asal Korea Selatan ini sudah memperkenalkan ponsel dual SIM GSM seperti GX200 dan GX300. Kini, LG tampaknya ingin mencoba mengakomodasi segmen bawah, dengan ponsel A155.



Ya, bila dilihat disainnya terbilang sederhana. Bahkan, banderol harganya pun diperkirakan sangat terjangkau/miring, dimana fitur-fitur yang akan dijejalkan kedalamnya tercatat lebih sederhana dibanding seri-seri terdahulu yang sudah lebih dulu diperkenalkan.

LG A155 tanpa diperkuat kamera digital. Di sini hanya ada slot kartu microSD, yang akan semaksimal mungkin mendukung aksi pemutar musiknya, meski sekadar 'kuat' hingga level 2GB saja. Ada pula Bluetooth A2DP, yang bisa dipakai akses menikmati lagu secara lebih 'advance'.

Uniknya, seperti halnya ponsel dual SIM card sebelumnya, A155 tampil dengan kemampuan dual on dan dual standby. Jadi, tak seperti mayoritas ponsel lokal asal Cina yang sebatas single standby. Dan tampaknya, bila melihat sisi bodi kanannya terlihat adanya tombol 'switch' untuk akses perpindahan kartu utama.

Fasilitas Bluetooth, kanal akses internet via GPRS/EDGE pun tersedia di LG A155. Bahkan, ponsel ini mendukung teknologi java, yang berarti ponsel ini bisa ditambahi aplikasi atau game berbasis java.

Seperti yang sudah diungkapkan di muka, untuk harga LG A155 ini belum ada 'bocorannya'. Hanya saja dipastikan akan murah.

Spesifikasi
Quad Band GSM-GSM; layar TFT warna, 144x176 piksel, 2 inci; sms; GPRS, EDGE, WAP 2.0/xHTML, HTML; memori 1MB, slot microSD card (up to 2GB); dual SIM card GSM & dual on, polifonik (MP3), java MIDP 2.0, player MP3/AAC+, organiser, voice memo, radio FM, games, speakerphone, Bluetooth v2.0 (A2DP), port microUSB v2.0; baterai Li-Ion 900 mAh

Samsung i997 Infuse 4G, Android Froyo Plus Jaringan 4G


Ajang pamer Consumer Electronic Show (CES) 2011 yang digelar di Las Vegas benar-benar dimanfaatkan para vendor smartphone untuk memperkenalkan berbagai produk anyarnya. Terkesan ingin menunjukkan eksistensinya, dalam ajang tersebut Samsung memperkenalkan ponsel pintar baru bertajuk i997 Infuse 4G, yang notabene digadang-gadang sebagai suksesor Samsung i897 Captivate.
Ponsel ini tampil dengan suguhan layar 4,5 inci berjenis super AMOLED terbaru, dengan kualitas display yang lebih unggul dibanding AMOLED sebelumnya. Malahan, dengan melihat bermacam kelebihan pada teknologi layarnya, pabrikan ponsel asal Korea ini pun menyebut teknologi terbaru pada layar AMOLED-nya dengan sebutan Super AMOLED Plus, yang menyuguhkan nilai kontras dan visibilitas tinggi meski di luar ruangan (outdoor).
Tak cuma pada sektor layar, smartphone Android Froyo in pun memasang prosesor Hummingbird generasi baru, dengan clock speed 1,2 GHz. Fasilitas lain seperti kamera utama 8 MP dan kamera sekunder 1,3 MP pun sudah dimilikinya, yang bakal turut menjadi modal penting untuk memikat pasar.
Untuk akses komunikasi data (internet), Samsung i997 Infuse 4G diketahui telah didukung teknologi koneksi untuk jaringan 4G (HSPA+). Hasilnya, akses jelajah alam maya diklaim sanggup diakomodasinya dengan super cepat. Asyiknya lagi, sistem operasi Android Froyo (v2.2) miliknya dikabarkan bisa diupgrade ke versi leih tinggi, Gingerbread (v2.3)..
Sayangnya, informasi terkait banderol dan waktu edarnya di pasaran global belum diungkapkan oleh Samsung. Hanya saja, jika melihat seri dari ponsel pintar ini cukup sulit rasanya mengharapkan Samsung i591 Infuse 4G hadir untuk pasar di tanah air. Terlebih di Indonesia belum siap untuk network 4G.
Spesifikasi:Quad Band GSM & Tri Band HSDPA; OS Android 2.2 (Froyo) upgradable to Gingerbread; Prosesor ARM Cortex A8 1.2 GHz; Layar sentuh kapasitif Super AMOLED Plus, 480 x 800 pixels, 4.5 inchi, 16 juta warna; Gorilla Glass display, TouchWiz 3.0 UI, Multi-touch input method, Accelerometer sensor for UI auto-rotate, Touch-sensitive controls, Proximity sensor for auto turn-off, Swype text input; kamera utama 8 MP, 3264x2448 piksel, autofocus, geo-tagging, touch focus, face and smile detection; kamera sekunder 1.3 MP; SMS(threaded view), MMS, Email, Push Mail, IM, RSS; GPRS, EDGE, HSDPA, HSUPA; polifonik (MP3); GPS (A-GPS), Wi-Fi 802.11 b/g/n, DLNA; jack audio 3.5 mm, Bluetooth v3.0 (A2DP); Browser HTML; port microUSB v2.0, port microSD up to 32GB

Acer beTouch E140: Smartphone Froyo Mungil Nan Komplit


Pertama kali muncul beberapa minggu lalu, kini Acer beTouch E140 akhirnya resmi diumumkan oleh Acer. Seperti yang diharapkan sebelumnya, Acer beTouch E140 akan digelontorkan dan bersaing di pasar ponsel pintar berbekal sistem operasi Android 2.2 a.k.a Froyo.
Spesifikasi lain yang ikut dibawa oleh ponsel pintar anyar Acer ini, di antaranya layar sentuh resistive 2.8 inchi dengan resolusi OVGA, kamera 3.2 MP, dan prosesor 600 MHz. Tak hanya itu, ponsel yang terjun untuk segmen menengah ini juga memiliki fitur konektivitas yang cukup memadai dengan sokongan HSPA, Wi-Fi, Bluetooth, dan fitur penting lainnya seperti GPS.
Menariknya lagi, untuk memanjakan para penggunanya nanti pada Acer beTouch E140 telah dibenamkan berbagai aplikasi pelengkap, seperti Acer Spinlets streaming yang memungkinkan pengguna untuk mendengarkan musik dari label rekaman dan memostingnya secara instan pada jejaring sosial favorit pengguna. Ada juga aplikasi nemoPlayer yang akan memberikan banyak kesenangan bagi penggunanya dengan konten multimedia. Tak cukup sampai di situ, bagi pengguna yang ingin tampil beda di jejaring sosial favoritnya, dapat menambahkan profilnya dengan sebuah ‘virtual you’ melalui aplikasi Acer UrFooz yang juga tersedia pada Acer beTouch E140.     
Menurut kabar terakhir yang diterima, Acer beTouch E140 akan dilego ke pasaran dengan banderol 200 euro (2,4 jutaan). Namun sayang, kapan ponsel terbaru Acer ini akan tersedia masih menjadi misteri. Untuk itu kita tunggu saja kabar selanjutnya.
Spesifikasi:Quad Band GSM & Dual HSDPA; OS Android 2.2 (Froyo); Prosesor Qualcomm MSM 7227 600 MHz; Memori internal 512 MB ROM, 256 MB RAM;  Layar  TFT resistive touchscreen, 240 x 320 pixels, 2.8 inchi, 256K colors; Accelerometer sensor for auto-rotate, touch-sensitive control panel; kamera 3.15 MP, 2048x1536 pixels, Video, FM Radio; SMS (threaded view), MMS, Email, Push Email, IM; GPRS, EDGE, HSDPA 7.2 Mbps; HSUPA; polifonik (MP3); GPS (A-GPS), Java, Wi-Fi 802.11 b/g/n; jack audio 3.5 mm, Bluetooth v2.1 (A2DP); Digital compass,Social networking integration, Player MP3/WAV/WMA/eAAC+, Player MP4/WMV/H.264/H.263,Organizer,Voice memo, Predictive text input; port microUSB v2.0, port microSD up to 32GB,; baterai Li-Ion 1300 mAh

LG Optimus Black, Smartphone Android Froyo Berlayar NOVA


LG Electronics sepertinya sedang gencar menelurkan ponsel pintar papan atas. Dengan jeda yang terbilang singkat dari peluncuran Optimus 2X, kini vendor Korea ini kembali meluncurkan smartphone anyar keluarga Optimus, Optimus Black. Tak jauh beda dengan Optimus 2X, LG Optimus Black menjalankan Android Froyo dengan suguhan antarmuka Optimus 2.0.
Hal menarik dari smartphone anyar LG ini yakni teknologi layar 4 incinya, yang mengadopsi teknologi inovatif bertajuk ‘NOVA’. Hasilnya, display ponsel ini memiliki tingkat kecerahan mencapai 700 nits, yang membuatnya diklaim sebagai layar ponsel paling terang, jelas, dan tajam yang ada. Bahkan, lewat teknologi LG NOVA ini diyakini mampu menghemat penggunaan energi hingga 50%,  jika dibandingkan dengan LCD biasa atau pun sekelas layar AMOLED saat dalam keadaan full white.
Tak cukup sampai di situ, sederet spesifikasi yahud lain yang tak kalah menarik melekat di Optimus Black. Seperti kamera depan 2 MP dan 5 MP / 8 MP di bagian belakang (kamera utama) yang memiliki kemampuan merekam video High Definition (HD). Bahkan, tak ingin kalah dari Samsung Galaxy S, LG Optimus Black ini pun dikabarkan bakal menjejalkan pula fitur konektivitas Wi-Fi Direct.
LG Optimus Black hadir dengan dimensi 12,1 x 6,35 x 0,92 cm plus bobot 109 gram, yang membuatnya tampil cukup ringan dan ramping. Tampilannya pun terlihat elegan, dengan suguhan beberapa fasilitas lain yang relatif mengesankan. Semoga saja kinerja dan performa fitur-fitur Optimus Black ini sesuai harapan, bukan sekadar ‘tinggi’ belaka.
Spesifikasi:Quad Band GSM & HSDPA; OS Android 2.2 (Froyo) upgradable to Gingerbread; Layar  TFT capacitive touchscreen, 480 x 800 pixels, 4.0 inchi, 16 juta warna; Accelerometer sensor for UI auto-rotate;Proximity sensor for auto turn-off; Touch-sensitive controls; Optimus UI 2.0; kamera utama 5 atau 8 MP; kamera sekunder 2 MP; SMS (threaded view), MMS, Email, Push Email, IM; GPRS, EDGE, HSDPA, HSUPA; polifonik (MP3); GPS (A-GPS), Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct; jack audio 3.5 mm, Bluetooth v2.1 (A2DP); social networking integration; Digital compass; Google Search, Maps, Gmail, YouTube, Google Talk, Player MP4/H.264/H.263/WMV, player MP3/WAV/WMA/eAAC+, document viewer, organizer, voice memo/dial/commands,pPredictive text input; port microUSB v2.0, port microSD up to 32GB,; baterai Li-Ion 1500 mAh

LG C310, Qwerty Dual On GSM Plus Wi-Fi



Pabrikan ponsel asal Korea Selatan, LG, tampaknya bakal mulai serius ekspansi ke pasar ponsel dual GSM. Seperti kita tahu, beberapa waktu lalu vendor ini dikabarkan akan segera melepas ponsel dual GSM dengan model layar sentuh (touchscreen). Kini, LG kembali menawarkan produk baru C310, yang tampaknya bakal diposisikan untuk segmen bawah.
Dandanan tipe C310 layaknya model C305, dimana hadir dengan konsep keypad QWERTY yang atraktif. Alhasil, jika ponsel ini segera menyambangi bursa ponsel tanah air maka dipastikan ponsel ini bakal menjadi rival berat Samsung Ch@tt 322. Bahkan, bukan tidak mungkin LG C310 ini bakal berkompetisi sengit dengan Nokia C3 pula. Maklum lah, C310 memiliki kemampuan serta kelengkapan fitur yang tak kalah dengan QWERTY Nokia tersebut, termasuk dengan ketersediaan fitur Wi-Fi.


Untuk kamera, LG C310 diperkuat resolusi 2 MP. Sisi layar mengandalkan display TFT 262K warna, dengan diagonal 2,4 inci, yang tak bisa dibilang ‘sempit. Sementara, untuk teknologi dual on GSM, LG C310 tak kalah dengan ponsel dual on milik Samsung, dimana dual on yang dihadirkan benar-benar ‘murni’. Sifatnya adalah dual on & dual standby, bukan seperti kebanyakan ponsel lokal asal Cina.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, LG C310 sudah mulai dipasarkan di pasar Eropa sejak Desember lalu, dengan banderol 150 Euro atau Rp 1,8 juta-an. Mudah-mudahan, banderolnya nanti di pasar Asia tak jauh beda dengan tawaran harga Nokia C3, biar makin ‘seru’.

Spesifikasi
Jaringan : GSM-GSM (Quad Band GSM); dimensi  11,6 x 6,6 x 1,4 cm, 115 gram; Layar TFT 262.144 warna,  240 x 320 piksel (QVGA), 2,4 inci; kamera 2 MP (1600x1200 piksel), Video (QVGA@15fps); SMS, MMS, email, Push email, IM; GPRS 10, EDGE, WAP 2.0/xHTML, HTML; slot microSD card; dual SIM card GSM & dual on, polifonik (MP3), Wi-Fi 802.11 b/g,   Games, Java MIDP 2.1, player  MP3/eAAC+/WAV, player MP4/H.264, Organizer, Voice memo, Predictive text input, Bluetooth v2.1 (A2DP); baterai Li-Ion

3 Smartphone Dell Bakal Unjuk Gigi, Tawarkan Windows Phone 7 dan Android v2.1




Dell memang pemain baru di pasar smartphone. Salah satu produknya yakni Dell Streak, yang sudah beredar di bursa ponsel tanah air, dengan banderol Rp 6 juta-an. Kini, pabrikan ini mencoba memikat pasar dengan tiga model baru sekaligus. Adalah Venue, XCD28 dan XCD35.

Dell Venue Pro
Smartphone Dell ini memiliki nama lain Dell Lighting. Layarnya menggunakan LCD sentuh jenis AMOLED kapasitif, dengan besaran diagonal terbilang lapang, 4,1 inci. Dell Venue dalam performanya mengkolaborasikan konsep disain atraktif, yakni keypad QWERTY slider.


Untuk sistem operasi, Dell Venue Pro mengusung kreasi Microsoft paling baru, Windows Phone 7. Berbekal kedalaman warna layar 16 juta warna, tak ayal tampilan beragam menu di layar lebarnya terlihat jernih dan mantap. Bahkan didukung pula dengan prosesor Snapdragon 1GHz, yang diyakini mampu menyuguhkan kinerja superior, kencang dan stabil.

Dell Venue Pro rencananya bakal beredar di pasaran global dengan banderol 330 Euro atau sekitar Rp 4 juta-an. Hmm harga yang menarik.

Dell XCD28
Agak berbeda dengan Venue, Dell XCD 28 memiliki fasilitas yang lebih sederhana, termasuk disain yang dimilikinya. Seri ini sebatas mengadopsi layar sentuh TFT resistive, yang dipasang pada bidang 2,8 inci. Ketajaman displaynya 262.144 warna. Lain dengan Dell Venue, Dell XCD28 ikut bermain di pasar Android, dengan model Éclair (v2.1). Prosesornya berupa Qualcomm MSM 7227 600 MHz, yang mana diklaim cukup optimal untuk mendukung kinerja multitaskingnya.



Banderol Dell XCD28 tercatat lebih murah dibanding Venue, dimana hanya 180 Euro atau Rp 2,1 juta-an.

Dell XCD35
Pada model XCD35, baik disain maupun fitur tak jauh beda dengan saudaranya XCD28. Hanya saja, layar ponsel ini lebih besar yakni 3,5 inci. Bodinya pun terlihat lebih ramping. Bahkan, secara keseluruhan dandanan Dell XCD35 terkesan lebih mewah dibandingkan seri XCD28.



Untuk fitur pengabadi gambar, seri XCD 28 maupun XCD 35 sama -sama menggunakan kamera beresolusi  3.15 MP. Fasilitas lainnya tercatat tak jauh beda dengan kerabatnya. Namun, meski tidak banyak perbedaan diantara dua seri XCD ini, harga Dell XCD35 tercatat cukup terpaut jauh, lebih mahal yaitu 280 Euro atau Rp 3,4 juta-an.


Spesifikasi Dell Venue Pro 
Quadband GSM & HSDPA; OS: Microsoft Windows Phone 7, prosesor Qualcomm Snapdragon QSD8250 1 GHz; Dimensi: 12,2 x 6,35 x 1,52 cm, 192,8 gram; Layar: AMOLED capacitive touchscreen, 16M warna, 480 x 800 piksel, 4,1 inci; Memori internal 8/16 GB storage, 512 MB RAM, slot microSD card; Kamera 5 MP (2592 x 1944 piksel), autofocus, LED flash, Geo-tagging,  Video (720p@30fps); GPRS, EDGE, 3G, HSDPA, HSUPA, HTML; Wi-Fi 802.11 b/g/n,  radio FM stereo (RDS), GPS (A-GPS), Digital compass, Microsoft office document viewer/editor, player MP4/H.264/H.263/WMV, player MP3/WAV/WMA/eAAC+, Organizer, Voice memo, Predictive text input; Bluetooth v3.0 (A2DP), port microUSB v2.0; Baterai : Li-Ion 1400 mAh

Spesifikasi Dell XCD 28
Quadband GSM & HSDPA; OS: Android v2.1 (Eclair), prosesor Qualcomm MSM 7227 600 MHz; Dimensi 10,2 x 5,5 x 1,45 cm, 100 gram; Layar: TFT resistive touchscreen, 262.144 warna, 240x320 piksel, 2,8 inci; Kamera 3,15 MP (2048 x 1536 piksel), autofocus; SMS(threaded view), MMS, Email, IM; GPRS, EDGE, 3G, HSDPA, HTML; Memori 200 MB storage, 256 MB RAM/256 MB ROM, slot microSD (up to 16 GB); Wi-Fi 802.11 b/g, Radio Stereo FM (RDS), Games, GPS (A-GPS), Java (Via third party app), MP4/H.264/H.263 player, MP3/WAV/eAAC+ player, Organizer, Document viewer (Word, Excel, PowerPoint, PDF), Google Search, Maps, Gmail, YouTube, Voice memo, Predictive text input; Bluetooth v2.0/ A2DP, microUSB; Baterai: Li-Ion 1100 mAh

Spesifikasi Dell XCD 35
Quadband GSM & HSDPA; OS: Android v2.1 (Eclair); Dimensi 11,6 x 5,65 x 1,18 mm, 130 gram; Layar TFT capacitive touchscreen, 262.144 warna, 480 x 800 piksel, 3,5 inci; Kamera: 3.15 MP (2048 x 1536 piksel), autofocus;  SMS (threaded view), MMS, Email, IM; GPRS, EDGE, 3G, HSDPA, HTML; Memori  150 MB storage, slot microSD (up to 32 GB); Wi-Fi 802.11 b/g, Radio FM, Games, GPS (A-GPS), Java (Via third party application), MP4/H.264/H.263 player, MP3/WAV/eAAC+ player, Organizer, Voice memo, Predictive text input, T9; Bluetooth v2.0 (A2DP), microUSB ; Baterai : Li-Ion

XPERIA Arc, Unggulkan Gingerbread, Bravia Mobile Engine dan Sensor Kamera Baru


Melalui perhelatan Consumer Electronics Show 2011, Sony Ericsson resmi meluncurkan XPERIA Arc. Sebagai ponsel pertama yang diluncurkan Sony Ericsson di tahun ini XPERIA Arc tercatat cukup menjanjikan.
Bagaimana tidak, tampilan desainnya ergonomis, dimana dibikin agak melengkung, plus ketebalan sebatas 8.7 mm. Hasilnya, bakal terasa nyaman dalam genggaman.Untuk sistem operasi, ponsel yang awalnya dirumorkan sebagai seri “Anzu” atau “X12” ini mengusung sistem operasi Android 2.3 Gingerbread. Alhasil, Xperia Arc merupakan ponsel pertama Sony Ericsson yang mengadopsi Android Gingerbread.

Kelebihan lain dari XPERIA Arc yaitu di sektor display, dimana telah tertanam layar sentuh kapasitif berbasis FWVGA (854x480 piksel). Oleh Sony Ericsson layar ini disebut sebagai ‘Reality Display’. Guna melindungi layar dari goresan, pada bagian permukaan atas LCDnya telah terlapis bahan ‘mineral glass’. Asyiknya lagi, hadir pula teknologi Bravia Engine Mobile untuk mendukung sisi layar, yang bakal meningkatkan kualitas dan ketajaman gambar.
Selanjutnya urusan piranti pengabadi gambar. XPERIA Arc dibekali kamera 8 MP, dengan sensor ‘backlit’ terbaru berlabel “Sony Exmor R, yang mampu merekam video berkualitas HD 720p. Untuk meningkatkan kinerja kamera pada kondisi cahaya rendah, disiasati dengan adanya rongga f/2.4 pada lensa kamera XPERIA Arc.
Sementara itu, dalam rangka mendukung kinerja terbaik XPERIA Arc telah dipersenjatai chipset CPU Qualcomm 1 GHz dan RAM 512 MB. Adapun untuk keperluan menyimpan data, selain memori internal, Sony Ericsson XPERIA Arc juga membekali diri dengan slot kartu microSD. Sedianya sih kartu microSD 8 GB tersedia dalam paket penjualan.
Tak sampai di situ, XPERIA Arc juga hadir dengan menawarkan fitur konektivitas HSDPA, Wi-Fi, dan perangkat navigasi GPS. Juga, Bluetooth dan port microUSB sebagai jalur transfer data dengan media lain. Ada pula jack audio 3.5 mm dan port HDMI, yang dapat digunakan untuk menampilkan gambar dan video beresolusi HD ke monitor eksternal.  
Rencananya, ponsel pintar anyar Sony Ericsson ini akan mulai tersedia di pasaran pada akhir triwulan pertama tahun ini. Hanya, untuk banderol pihak Sony Ericsson belum belum menginformasikannya secara resmi. 
Spesifikasi:Quad Band GSM & HSDPA; OS Android 2.3 (Gingerbread); Prosesor Qualcomm MSM8250 Snapdragon 1 GHz; Layar  TFT capacitive touchscreen, 480 x 854 piksel, 4.2 inchi, 16 juta warna; Scratch-resistant surface, Accelerometer sensor for auto-rotate,Sony Mobile BRAVIA Engine, Proximity sensor for auto turn-off, Timescape/Mediascape UI; kamera utama 8 MP, 3264x2448 pixels, autofocus, LED flash; touch focus, image stabilization, geo-tagging, face and smile detection; Video 720p@30fps; SMS (threaded view), MMS, Email, Push email, IM; Browser HTML; Radio FM dengan RDS; GPRS, EDGE, HSDPA, HSUPA; GPS (A-GPS), Wi-Fi 802.11 b/g/n, DLNA; polifonik (MP3); jack audio 3.5 mm, Bluetooth v2.1 (A2DP); Digital compass;  HDMI port; Player MP4/H.263/H.264/WMV; Player MP3/eAAC+/WMA/WAV; TrackID music recognition; NeoReader barcode scanner; Google Search, Maps, Gmail, YouTube, Calendar, Google Talk; Facebook and Twitter integration; Document viewer; Voice memo/dial/commands; Predictive text input; port microUSB v2.0, port microSD up to 32GB; baterai Li-Po 1500 mAh

Minggu, 24 Oktober 2010

Samsung Galaxy I5510, Slider QWERTY plus Android Froyo


Ponsel ini pertama kali diperkenalkan pada ajang IFA Show, yang digelar di Jerman beberapa waktu lalu. Kini Samsung Galaxy 551 (I5510) ini telah diumumkan secara resmi. Dan, dilihat dari tampilannya terlihat mirip dengan Samsung I5800 Galaxy 3 atau pun kembarannya Galaxy I5801 Apollo.
Galaxy I5510 dipersenjatai dengan prosesor berkecepatan 667 MHz, layar sentuh TFT capacitive 3,2 inci (240x400 piksel). Selain itu, tersedia pula penting fitur lain seperti interface TouchWiz 3.0, teknologi HSDPA 7,2 Mbps, kamera 3 MP autofocus, Wi-Fi, DLNA, radio FM, Social Hub. Ponsel ini pun mendukung file video DivX. Juga, didperkuat memori internal berkapasitas 160MB, slot kartu microSD dan baterai berkapasitas 1200 mAh.

Berbekal keyboard QWERTY sliding, plus sistem operasi Android 2.2, Galaxy 551 cocok bagi pengguna fitur bisnis dan jejaring sosial. Berdasarkan informasi dari situs samsunghub, ponsel Galaxy ini akan menyambangi pasar Eropa mulai bulan November mendatang. Adapun banderolnya berada dikisaran 389 Euro atau 539 dollar AS (Rp 5,1 juta-an).  
Spesifikasi:Status: Rilis November 2010; Quad Band GSM & Dual Band HSDPA; OS Windows Android 2.2 (Froyo); prosesor 667 MHz; keyboard QWERTY sliding; Layar TFT capacitive touchscreen, 240 x 400 piksel, 3.2 inchi, 256K warna; accelerometer sensor for UI auto-rotate, TouchWiz UI 3.0, kamera 3.15 MP, 2048x1536 pixels, autofocus; video; SMS(threaded view), MMS, Email, Push Mail, IM, RSS; GPRS 10, EDGE 10, HSDPA 7.2 Mbps, HSUPA; Browser HTML; polifonik (MP3), WAV; GPS (A-GPS), java via third party application, Wi-Fi 802.11 b/g, DLNA, jack audio 3.5 mm, player DivX/MP4/WMV/H.263, player MP3/WAV/eAAC+, social networking integration, organizer, Google Search, Maps, Gmail,YouTube, Calendar, Google Talk, Picasa integration, voice memo/dial, predictive text input, speakerphone, Bluetooth (A2DP), port microSD, up to 32GB; baterai Li-Ion 1200 mAh